Batas yang Tipis

Menyadari dan sepenuhnya memahami bahwa orang-orang akan berubah, waktu tidak pernah berhenti di satu titik, dan stagnasi adalah kebalikan dari hidup, membantu untuk selalu bersiap pada kenyataan ini: tidak ada yang abadi. Tentu saja tidak ada yang abadi, karena semua akan mati, begitu kan? Tapi coba pahami di luar dari kesimpulan pendek itu, benar-benar, tidak ada yang abadi.

Jika tidak ada yang abadi, dan hidup ini adalah kumpulan berlapis-lapis makna, cukupkah dengan berpikir bahwa tidak ada yang abadi itu hanyalah tentang kematian yang menghentikan kehidupan? Jika hidup berisi jutaan kisah, dipenuhi milyaran manusia, dan bergerak tanpa henti, adilkah memberikannya satu batasan saja? Kemana segala yang nyata dan fana, jika hanya satu hal yang menjadi ukuran tentang ketiadaan?

Setiap akhir, adalah awal yang baru: pilih sendiri apakah itu menakutkan atau membebaskan.

Advertisements

And, Hey!

I remember that afternoon clearly. I held that little rainbow and thought, there will be better days. Too bad that it was not the only one; there were some other things in my mind that day that I believed in more than the tale of the better days, but shouldn’t.

Kau dan Masa Depan yang Baik

Kau adalah abu-abu berat, seperti mendung sebelum hujan yang lama.

Kau menyimpan banyak hal, jauh di dalam dirimu. Kau mengumpulkan hal-hal kecil yang kau beri makna-makna indah, juga buruk. Kau hidupi dirimu dengan segala yang kau senangi, dan mempertahankan lainnya yang kau tahu tidak begitu mudah kau tinggalkan. Juga untuk alasan lain yang tidak begitu menyenangkan: karena orang lain mengamininya sebagai kebenaran, untuk diri mereka.

Suatu hari nanti kau ‘kan bersinar gemilang, memegang kebenaranmu sendiri. Dan dunia kembali masuk akal, sekali lagi. Hidupi abu-abu gelapmu, di dalamnya ada jalan menuju suatu hari itu.

Tidak Satupun

Tidak mengakuinya pada dunia bukan berarti juga sedang membohongi diri sendiri.

Aku tahu betul mengapa hari-hariku diakhiri dengan bayangan itu, untuk kemudian menjadi yang pertama tiba di kepalaku esoknya. Aku hanya takut mengakuinya dengan lantang. Mengabaikannya adalah cara yang aku tahu, sambil berharap, suatu hari aku tidak perlu lagi mencari ruang untuk bersembunyi. Entah apa yang aku takutkan. Apakah ada yang harus aku takutkan, aku bahkan tak tahu.

Pertanyaan yang terlalu banyak tidak begitu membantu.

Anggap saja sekarang segalanya adalah jalan buntu, atau selamanya. Tidak ada lagi yang peduli, aku saja yang harus terus menghadapi. Bisa jadi, memang sudah tidak ada yang cukup penting untuk dicermati lebih dalam. Atau barangkali, sudah tidak ada lagi yang berarti untuk dicari lebih jauh. Mungkin dunia yang kuinginkan sudah bukan lagi petualangan yang kubutuhkan.

Tidak ada yang pasti, dan aku tidak begitu pandai membohongi diri sendiri.

Bernapas

Satu luka itu, yang membuatmu jatuh. Kemudian datang yang lainnya, mematahkan segala hal baik yang kau punya. Hingga sentuhan akhirnya, kau hancur tanpa ampun.

Tidak ada yang lebih buruk daripada kehilangan diri sendiri secara perlahan. Satu per satu bagianmu pergi hingga kau tidak tahu lagi dimana awalnya. Seperti tiba-tiba saja kau temui orang lain, ketika kau mencari begitu dalam di kepalamu.

Orang-orang mengatakan beberapa hal tentang dirimu, di hadapanmu atau di belakangmu. Kesimpulan-kesimpulan mereka itu, kadang kau butuh, kadang juga hanya omong kosong. Dan semakin sering kau mendengarkan, semakin mudah rasanya untuk percaya.

Continue reading “Bernapas”

Continuous Loop

Just when I thought I had found what I wanted, everything came crumblin’ down.
Maybe next time I will see what I’ve started.

Lately – Johnny Goth

The useless seems to matter more and more.
Consumed and enthused by all that came before.

Become the Warm Jets – Current Joys

I need to tear it all apart.
I need to find a brand new start.

For Me Here – Conor Lynch

Don’t look so concerned when you’re so far off the ground.
Well it’s okay if you’re another one to learn.

Thin – Aquilo

Life moves so slow, it makes me wonder where it goes.
I stay dreaming of the place nobody knows.

Life – The Walters

I hope that the world in which you find yourself is better than the one you leave behind.

Bubblegum – Mystery Jets

Diketuk-ketuk

Jadi, memang tidak perlu.
Mengalami adalah sebagiannya.
Kau tak butuh banyak waktu, dan selalu menemukan jalan.
Aku akan menghabiskan terlalu banyak.

Kau menata ruang yang sepi.
Sebentar saja lalu kau lupa lagi.
Aku menghitung dalam diam.
Waspada jika ketukannya mengacaukan.

Biarkan aku lelap,
mungkin di mimpi aku yang mampu lupa.