Sudah, Berhenti Saja Bertanya, Siapapun Itu

Processed with VSCOcam with g3 preset

If hate is something you are crave so deep that you make it as your way of greeting stranger in the toilet, then why are you make it so shallow that you make it as your way of greeting stranger in the toilet?



Benci bukan perasaan yang mudah, Wahai Orang Asing. Jadi jangan membuatnya mudah dengan bermain-main lewat hal sepele semacam ini. Kau membuatnya jadi murahan dan tak menantang. Dan benci tidak boleh menjadi mudah. Ia adalah sebuah rasa yang dalam.

Membenci itu serupa karya seni. Tidak banyak yang memahaminya, tapi yang paham takkan pernah melupakan. Serupa menciptakan karya seni, tidak ada cara yang paling benar tapi untuk menjadi ulung, setiap orang harus belajar. Serupa karya seni, semua orang punya caranya masing-masing untuk menerjemahkannya. Serupa karya seni, tidak ada jalan pintas.

Wahai Orang Asing, membenci seseorang yang tak dikenal itu omong kosong.

Kita semua punya nama dan dikenali dengan itu. Inisial tidak akan membawa siapapun, kemanapun. Kau harus kami kenali untuk dibenci. Apa yang harus dibenci dari seseorang yang kau bahkan tidak tahu nama belakangnya?

Harus ada nilai-nilai yang bertentangan antara Pembenci dan yang dibenci, agar tahu apa yang menjengahkan dan pantas untuk dibenci.

Seperti Pemimpin dzalim dan Rakyat yang marah, misalnya. Mereka tidak saling berselisih paham hanya karena, permasalahan perbedaan pakaian yang mereka kenakan. Mereka saling membenci, karena mereka tahu mereka memperjuangkan nilai-nilai yang berbeda. Rakyat yang marah, memahami hak-hak mereka dan tahu bahwa Sang Pemimpin tidak melakukan apapun untuk memenuhi itu. Mereka geram, Pemimpin dibenci. Sekeras itu kiranya.

Atau ketika kau terkucilkan karena kau lahir dengan banyak hal yang dipaksakan padamu tanpa kau berkesempatan mempertanyakannya. Membenci bisa jadi sesedih ini. Ouch.

Mengharapkan kebencian untuk ditujukan kepadamu sama murahannya seperti mengharapkan seseorang jatuh hati. Semua orang punya motif untuk apa mereka mengekspresikan diri mereka. Karya seni adalah salah satu cara kita menemukan banyak hal yang luput dari keseharian, membuat kita merasakan sensasi melalui sesuatu. Lalu, apakah kau berusaha membuat seseorang merasakan sesuatu dalam karyamu? Dengan bertanya atau membujuk lewat kebencian kepada orang lain secara acak? Mengharapkan apresiasi tidak pernah serendah ini. Mereka bahkan tidak mengenalmu.

Apa menurutmu tulisan ini mengisyaratkan kebencian? Kalau iya, maka kau tak tahu apa-apa tentang Benci, mungkin kau harus mulai mencari cara yang lebih kreatif untuk menarik perhatian. Kudengar, itu keahlian seorang yang menenggelamkan diri dalam kehidupan berseni: menjadi kreatif.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s