Dewasa Muda yang Membingungkan

Mungkin karena pada umur 11 tahun, 25 terdengar sangat pantas, dan kita semua menghidupi kehidupan ini untuk memenuhi mimpi kanak-kanak terbaik kita.

Bukan mimpi yang menjadi jawaban polos kita ketika ditanya, “kalau sudah besar mau jadi apa?”. Tapi mimpi yang terbentuk dari hal-hal yang kita pikir cukup memuaskan ketika kita mulai mengerti bahwa hidup tidak begitu magis. Setelah kita menemukan jawaban mengecewakan atas penantian mengapa Tuhan tidak mengirimkan Ibu Peri seperti yang Dia lakukan kepada para putri di dongeng dan anak-anak baik di televisi.

Dan ternyata ketika menjelang 25, kadang kau sendiri belum merasa 24.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s